Risalah Hati

January 7th, 2006 by klik-andre

Dini hari, tanggal 3 januari 2006. Waktu sudah menunjukkan pukul 1 pagi lebih, tapi aku masih juga belum mengantuk, dan belum bisa memejamkan mata. Padahal pagi nanti jam 7 akan ada 2 ujian yang harus kuhadapi. Sudah kucoba untuk membaca materi ujian yang akan kuhadapi besok, namun pikiran ini sudah tidak mau berkompromi, dan menolak menyimpan rumus rumus mata kuliah yang akan diujikan besok.

Akhirnya aku mengambil sebuah kaset, dan segera memutarnya pada "tape" kesayanganku. Beberapa saat kemudian terdengarlah suara petikan gitar yang tidak asing lagi dari Dewa Budjana, di ikuti tarikan vokal dari Armand Maulana dengan suaranya yang khas,….

"kusadari akhirnya,…. kerapuhan imanku. Telah membawa jiwa dan ragaku, ke dalam dunia yang tak tentu arah. "

"oh, Tuhan… mohon ampun."

"Atas dosa dan dosa selama ini."

"aku tak menjalankan perintahMu, tak perdulikan namaMu."

"tenggelam melupakan diriMu,……"

Tanpa disadari, aku kemudian menghela nafas panjang.

Manusia memang makhluk yang kompleks. Tidak pernah belajar dari kesalahan masa lalu, tapi kadang kadang sebuah kesadaran dipicu dari hal hal yang dianggap sepele. Mendengar kan lagu ini aku merasa diingatkan atas segala macam khilaf dan alpa yang pernah aku lakukan.

Tahun Baru baru saja lewat, dan aku masih ragu ragu apakah di tahun yang baru ini aku bisa menjadi manusia yang lebih baik dari tahun sebelumnya ?. Aku tahu kalau itu membutuhkan usaha yang tidak mudah, dan mungkin aku harus berkali kali jatuh agar dapat mencapai impian itu. Tapi bukankah esensi dari hidup adalah menghadapi kegagalan, dan mengintrospeksi ?

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Untuk memperbaiki kesalahan itulah, maka ada hari esok. Dan kini aku sedang menghadapi langit yang bernama "perubahan", dengan berbekal sebuah doa, sebuah risalah hati yang berasal dari jiwa yang tidap pernah letih meneriakkan kebaikan dan kebenaran.

"Ya Allah, jadikanlah hambamu ini seorang manusia yang cukup kuat untuk menyadari ketika dirinya sedang lemah, dan cukup tabah untuk menghadapi diri sendiri ketika sedang takut, yang akan bangga dan tidak putus asa apabila kalah secara jujur, dan rendah hati serta lembut dalam kemenangan."

"Jadikanlah hambamu ini seorang manusia yang bukan cuma bisa berharap, tapi juga mampu berbuat, manusia yang akan mengenal Engkau. Janganlah bawa aku ke jalan yang serba mudah dan serba enak, tapi biarlah aku belajar berdiri di tengah badai, dan biarlah aku belajar merasakan penderitaan orang orang yang gagal."

"Jadikanlah hambamu ini seorang manusia yang hatinya jernih, yang cita citanya tinggi, manusia yang dapat mengendalikan dirinya sendiri sebelum mencoba mengendalikan orang lain, yang meraih masa depan tapi tidak melupakan masa lalu."

"Dan kalau semua itu sudah menjadi milikku, berilah aku rasa humor. Berilah aku kerendahan hati, supaya aku selalu ingat kesederhanaan dari keagungan sejati, keterbukaan dari kebijaksanaan sejati, dan kelemahan dari kekuatan sejati."

Amin,…

Introduction

December 24th, 2005 by klik-andre
Hello
my name is Andrey
people said, saya orangnya pemalu. Tapi mungkin itu gara-gara saya sering bawa palu kemana-mana, jadi dibilang pemalu. Kalo soal prestasi, kebetulan pas agustusan kmaren, saya jadi juara umum lomba balap kerupuk dan makan karung(cukup mengharukan). Cukup terkenal dikalangan tukang mie ayam, karena pernah menjelaskan fenomena cinta menggunakan teori mekanika kuantum kepada mereka.
for further information please feel free to visit my friendster or e-mail me on klik_andre@hotmail.com
See Ya !!